Serba – serbi Kemah Kebangsaan SAKO Ma’arif NU Jawa Tengah

Semarang – Kemah kebangsaan yang digelar satuan komunitas (SAKO) Pramuka Ma’arif NU Jawa Tengah yang mengangkat tema “Berakhlakul karimah, Berkarakter, dan Millenial” resmi dibuka di lapangan Bumi perkemahan Candra Birawa Karanggeneng Kota Semarang, Jum’at (8/11/2019). Perkemahan ini diikuti 21 Sako Pramuka Ma’arif Cabang se Jateng dengan rincian 364 peserta dari pembina dan penegak. Selain pembacaan ikrar antiradikalisme juga ada kegiatan penguatan sakoma, orasi kebangsaan penolakan radikalisme, sakoma Jateng bersholawat, penguatan Aswaja, bedah SKU, literasi dan bakti sosial.

Pembacaan Ikrar antiradikalisme Anggota Satuan komunitas (Sako) Pramuka Ma’arif NU Jawa Tengah menjadi bagian penting dalam rangkaian kemah kebangsaan yang digelar di bumi perkemahan Candra Birawa Semarang. Bedah SKU juga menjadi salah satu kegiatan di kemah kebangsaan, SKU disusun untuk persyaratan bagi seorang anggota pramuka untuk menjadi anggota disatuan atau gudep, merupakan rangsangan dan dorongan untuk memperoleh kecakapan untuk mencapai kemajuan , khususnya Sako Pramuka Ma’arif NU Jateng. Sako Pramuka Ma’arif NU juga menggelar Pramuka bersholawat karena bertepatan dengan peringgatan maulid Nabi Muhammad SAW dan ini merupakan rangkaian acara kemah kebangsaan.

Di hari akhir perkemahan kebangsaan Sako Ma’arif Nu Jawa Tengah, Peserta melaksanakan upacara peringatan hari pahlawan sekaligus penutupan di lapangan Candra Birawa dan harapannya agar seluruh peserta menjadi pelopor pahlawan milenial. Kontingen Kabupaten Pekalongan sangat berperan pada kegiatan tersebut, terutama pada kegiatan olahraga dan upacara penutupan, sekaligus upacara Hari Pahlawan. Pada kegiatan olahraga, Kakak Kiswanto, S.Kom. Pembina MIS Pucung Tirto memimpin senam pagi yang menjadi aktivitas rutin memulai kegiatan. Pada kegiatan Upacara hari Pahlawan, Khoirul Salim dari SMK Diponegoro Karanganyar bertindak sebagai pemimpin upacara, sedangkan Ana Ulfatunnajah dari MASS Proto Kedungwuni bertugas sebagai pemimpin pleton.