Semarak Apel Hari Santri pada Satuan Pendidikan Ma’arif NU

Pekalongan. Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2019, LP Maarif NU Kabupaten Pekalongan telah mengirimkan perwakilan peserta didik tingkat MTS, SMP, MA, SMA dan SMK dalam Apel HSN tingkat Kabupaten di Stadion Widya Manggala Krida Kedungwuni. Namun untuk MI dan SD Islam, apel HSN dilaksanakan di satuan pendidikan masing-masing. Pemandangan yang sama juga semarak di MTs, SMP, SMK, dan MA yang tidak mengirimkan keseluruhan peserta didiknya di stadion. Hampir seluruh peserta didik, Dewan guru dan seluruh karyawan satuan pendidikan di lingkungan LP. Maarif NU Kabupaten Pekalongan mengadakan Apel hari Santri. Pada umumnya, acara tersebut diadakan di halaman satuan pendidikan masing-masing. Dalam acara tersebut yang menjadi pemimpin upacara, adalah para kepala satuan pendidkan.
Upacara berlangsung seperti upacara bendera pada umumnya hanya saja dalam upacara ini peserta upacara menggunakan baju putih, sarung dan menggunakan peci. Di dalam upacara tersebut juga dibacakan ikrar santri dan pidato dari Menteri Agama, dan sebagian yang lainnya membacakan pidato Ketua Umum PBNU. Secara tamatik, tahun ini, Kementerian Agama mengusung tema santri Indonesia untuk perdamaian dunia. Sedangkan Pengurus Besar NU mengusung tema Santri Unggul Indonesia Makmur. Hampir semua kepala satuan pendidikan, dalam sisipan pidatonya mengharapkan kepada seluruh peserta apel bahwa dengan peringatan hari santri ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan membuat para santri di Indonesia lebih maju maju kiprahnya.

Berdasarkan laporan dan pantauan dari tim repoter Ma’arif, beragam kegiatan di masing-masing satuan pendidikan pasca apel. Ada yang mengadakan lomba sholat, Hafalan Al-Quran, dan lain-lain, sebagaimana yang dilaksanakan di MI Walisongo 02 Kranji Kedungwuni. Ada juga yang mengadakan pawai di lingkungan satuan pendidikan dengan rute menyusuri jalan perkampungan, sekaligus dalam rangka pengenalan dan mencintai lingkungan sekitar.