Ribuan Siswa Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan Ikuti Sholat Istisqo’

Kajen. Ada suasana yang berbeda pada hari Rabu, 25 September 2019 mulai jam 12.00 hingga 15.00an di di Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan. Ribuan masyarakat menjalankan sholat istiqo dengan penuh khusuk dan banyak jamaah yang meneteskan air mata. Hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Pekalongan beserta Forum Komunikasi Pemeritah Daerah beserta jajarannya, Rais Syuriyah dan Ketua Cabang NU Kabupaten Pekalongan beserta jajarannya serta masyarakat umum. Berkat kerjasama yang harmonis, sholat istisqo dapat digelar oleh Pengurus Cabang NU yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Bertindak sebagai Imam, Rois Suriyah PCNU, KH. Raden Muhammadun Jundi, dan khotib, KH. Afnan Hafidz. Pelaksaan sholat Istiqa diikuti oleh masayarakat umum dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan.

Dalam sambutannya, Bupati Pekalongan mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah. “Salat ini sengaja kami lakukan, agar Allah SWT menurunkan berkah hujan di Kabupaten Pekalongan.” “Oleh karena itu, kami mengajak kepada jamaah dan masyarakat untuk iktiar bersama agar diberikan kemudahan, kenikmatan, dan kedamaian,” ucap Bupati. Bupati Asip mengatakan di Kabupaten Pekalongan ada 13 desa yang dinyatakan mengalami kekeringan. “13 desa tersebut berada di 10 kecamatan. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menanggulangi kejadian tersebut seperti mengirim bantuan dropping air bersih.” “Kami juga ucapkan terima kasih kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalongan yang sudah memberikan bantuan air bersih di di berbagai titik kekeringan. PCNU Kabupaten Pekalongan telah terbukti memberikan bantuan yang sangat luar biasa yaitu iktiar bersama, tambahnya.

Tidak ketinggalan, Ribuan siswa Maarif NU, yang terdiri dari peserta didik SP. MTS, SMA, MA dan SMK di lingkungan LP Ma’arif NU Kabupaten Pekalongan turut serta sebagai jamaah sholat Istiqo. Pada kegiatan ini, LP Maarif NU tidak mengikutsertakan siswa MI/ SD, mengingat kegiatan serupa telah dilaksanakan seminggu sebelumnya di lingkungan satuan pendidikan masing-masing. Sholat Istisqo bagi siswa SD/ MI menjadi salah satu rangkaian dari kegiatan Harlah LP Ma’arif NU ke 90 tingkat Kabupaten Pekalongan. Keikutsertaan siswa satuan pendidikan Ma’arif merupakan gerakan massif yang diinisiasi oleh para Kepala satuan pendidikan, atas instruksi Pengurus Cabang NU Kabupaten Pekalongan.

Keikutsertaan para siswa dipandu oleh Kepala Satuan pendidikan beserta guru pemimbingnya. Bagi siswa, kegiatan sholat istisqo memiliki manfaat yang sangat positif, sebagaimana dikemukakan oleh salah seorang Guru Madrasah Aliyah yang menyertainya. Pertama, Mengajak siswa ikut mempraktekkan Ibadah Sholat Istisqo sebagaimana yang sudah dipelajarinya pada pelajaran Fiqih. Kedua, melatih siswa untuk turut merasakan tentang pentingnya solidaritas social melalui ibadah spiritual. Ketiga, melatih siswa untuk merasakan betapa beratnya para korban kekeringan yang kesulitan mendapatkan akses air bersih untuk kepentingan keseharian. Kesemuanya itu tak lain adalah bagian dari upaya pendidikan karakter yang basis pada tradisi Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah. (ibnu salym)